OPTIMASI JARINGAN LISTRIK DENGAN ALGORITMA PRIM DAN APLIKASI PROGRAM MATRIX LABORATORY PADA PLN KOTA BEKASI

  • puji waluyo
Keywords: Pohon Rentang Minimum, Algoritma Prim, Program Matrix Laboratory

Abstract

PLN Kota Bekasi memerlukan perencanaan yang tepat dalam membangun jaringan distribusi listrik di wilayah Kota Bekasi agar biaya yang digunakan seminimal mungkin. Dengan meminimumkan panjang kabel terpasang maka dapat meminimumkan biaya dalam pembangunan jaringan distribusi listrik. Untuk itu akan dicari pohon rentang minimum dari jaringan distribusi listrik PLN Kota Bekasi yang menghasilkan total panjang kabel terpasang minimum.

Dalam penelitian ini, yang menjadi permasalahan adalah mencari pohon rentang minimum dari jaringan distribusi listrik PLN Kota Bekasi dengan algoritma  Prim  dan  Program  Matrix Laboratory  serta  membandingkan  hasil  pohon rentang minimum yang diperoleh dengan algoritma Prim dan binary integer programming dengan bantuan program Matrix Laboratory. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pohon rentang minimum dari jaringan distribusi listrik PLN Kota Bekasi dengan algoritma Prim dan binary integer programming dengan bantuan program Matrix Laboratory  serta untuk mengetahui perbandingan hasil pohon  rentang  minimum  yang  diperoleh  dengan  algoritma  Prim  dan  binary integer programming dengan bantuan program Matrix Laboratory  .

Berdasarkan data-data yang diperoleh yaitu peta jaringan distribusi listrik PLN Kota Bekasi wilayah distribusi Bekasi 1 dan data panjang kabel yang digunakan di wilayah tersebut kemudian dibuat gambar jaringan dan dicari pohon rentang minimum dari gambar jaringan tersebut. Pohon rentang minimum yang diperoleh baik dengan algoritma Prim maupun dengan binary integer programming dengan bantuan program Matrix Laboratory  mempunyai panjang yang sama yaitu 11.312 m dan sisi-sisi yang terpilih dalam pohon rentang minimum yang diperoleh  dengan  algoritma  Prim  dan  binary  integer  programming  dengan bantuan program Matrix Laboratory  juga sama. Jadi algoritma Prim dan binary integer programming dengan bantuan program Matrix Laboratory  menghasilkan nilai optimum yang sama. Dengan demikian, pencarian pohon rentang minimum dari jaringan distribusi listrik PLN Kota Bekasi dapat menghemat penggunaan kabel sepanjang 5.862 m dari total panjang kabel sebelumnya 17.174 m.

Pencarian pohon rentang minimum dalam penelitian ini dilakukan dengan bantuan program Matrix Laboratory  . Namun demikian metode yang digunakan masih semi  manual, di mana output yang dihasilkan  tidak  langsung  berupa  gambar pohon   rentang   minimum. Untuk itu diharapkan  pada  penelitian-penelitian selanjutnya yang mengkaji tentang pencarian pohon rentang minimum dapat membuat  program  yang  secara  langsung  memberikan  output  berupa  gambar pohon rentang minimumnya dan menggunakan software komputer yang lain sehingga dapat menambah pengetahuan tentang software-software komputer yang dapat digunakan untuk mencari pohon rentang minimum. Dalam penelitian ini diasumsikan bahwa besarnya tegangan kabel adalah seragam, padahal dalam kenyataannya besarnya tegangan tidak selalu seragam. Untuk itu diharapkan pada penelitian-penelitian selanjutnya yang mengkaji tentang jaringan distribusi listrik dapat mempertimbangkan besarnya tegangan listrik, karena pendistribusian listrik untuk wilayah perumahan dan wilayah industri menggunakan tegangan yang berbeda

Published
2021-04-12
Section
Articles