FALSAFAH EKONOMI ISLAM

  • Bambang Stiawan STIES Mitra Karya Bekasi
Keywords: Filsafah, Ekonomi syariah

Abstract

Banyak filsuf Muslim berpartisipasi dalam mengembangkan rasionalisme Islam. Beberapa di antaranya filsuf adalah filsuf abad kesebelas Ibn Sina dan filsuf abad kedua belas Ibn Rushd (yang dikenal di Barat sebagai Averroes). Menurut sekolah rasionalis yang dikembangkan oleh Ibnu Sina dan Ibnu Rushd, keyakinan seseorang harus sesuai dengan kenyataan dan harus dibenarkan dengan pembenaran obyektif dan logis untuk keyakinan seseorang untuk membentuk pengetahuan [2]. Ibn Rushd mengartikulasikan esensi rasionalisme ketika dia memegangnya ketika ada kontradiksi yang jelas antara agama dan kesimpulan akal, agama seperti Islam harus ditafsirkan kembali agar sesuai dengan kesimpulan akal [3]. Tetapi sekolah tradisionalis menyatakan bahwa jika kontradiksi tertentu antara akal dan agama terjadi, maka kesimpulan akal harus ditafsirkan kembali agar sesuai dan menyatu dengan agama.

Published
2020-01-01
Section
Articles