PENGARUH KEBIJAKAN TARIF DAN NON-TARIF NEGARA PENGIMPOR TERHADAP EKSPOR OLAHAN TUNA INDONESIA

  • Suratman Hadi Priyatno Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Tribuana
  • Anita Novialumi Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Tribuana
  • Debi Suci Listiani Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Tribuana
  • Farhan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Tribuana
Keywords: cross sectional gravity, kinerja ekspor, non-tarif, tariff

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis dampak penerapan importir tarif dan non-tarif  terhadap kinerja ekspor tuna olahan Indonesia. Model gravitasi cross-sectional digunakan untuk menganalisis dampak kebijakan terhadap ekspor. Variabel yang digunakan antara lain produk domestik bruto (PDB) per kapita negara pengimpor, jumlah penduduk, jarak ekonomi, harga ekspor, nilai tukar riil, kebijakan tarif,  sanitary and phytosanitary (SPS) dan hambatan teknis meningkat. Tarif. Politik. Perdagangan (TBT). ). Hasil estimasi menunjukkan bahwa variabel PDB per kapita, jumlah penduduk, nilai tukar, harga ekspor, dan SPS negara pengimpor berpengaruh positif signifikan terhadap  perdagangan  tuna olahan Indonesia. Jarak ekonomi dan kebijakan TBT berpengaruh signifikan dan negatif terhadap volume ekspor. Penerapan kebijakan tarif juga akan berdampak negatif terhadap volume ekspor komoditas ini, namun tidak dalam jumlah yang besar.

 

Published
2022-08-30
Section
Articles